Aku ingin cerita tentang
kamu, tentang salah satu hal penting di hidupku. tentang perasaan yang terus
tumbuh tiap melihat matamu. Tentang tiap debar yang berdetak makin cepat tiap
melihat senyummu. Tentang rindu yang bertamu disunyinya malam lalu mengetuk pintu hatiku. Aku ingin
cerita saat ini, cerita tentang kamu kali ini.
Thursday, April 6, 2017
Monday, April 3, 2017
Coretan Khayla
Perpisahan selalu jadi peristiwa yang paling menyakitkan, bahkan dengan cara yang baik-baik pun tetap saja ada luka yang ditinggalkan. Kita akan mencoba belajar melupakan saat kehilangan, tentang merubah sebingkis kerinduan menjadi sebingkai kenangan, yang mungkin akan selalu menyedihkan saat kita mulai tenggelam dalam angan. Saat kita menyadari bahwa yang paling berat bukan apa yang dipikul di pundak, melainkan apa yang membuat seisi rongga dada menjadi sesak.
Friday, March 17, 2017
Telenovela (Chapter 4-End)
Pagi ini aku mungkin terlihat seperti manusia yang paling menyedihkan, karena sejak kemarin siang sejak sepeninggal sasah, aku seperti kehilangan semangat hidup, seakan semenjak kepergiannya semua menjadi terasa hampa. Aku bahkan belum tidur hingga saat ini, karena saat aku memejamkan mata justru hanya kenangan tentang kita yang terbayang. Hanya kenangan menyenangkan memang yang terbayang namun menjadi terasa menyakitkan saat menyadari kalau kamu bukan milikku lagi.
Telenovela (Chapter 2)
Selesai seminar, kulihat hape dan masih belum ada balasan dari sasah. Aku coba menghubunginya lagi namun nomernya masih tidak aktif. Walau mencoba tidak peduli namun yang ada aku makin terpikirkan dengan masalah ini.
Aduh,
sungguh rumit sekali masalah cinta ini bahkan nasi kotak yang kumakan saat ini
pun menjadi terasa hambar hanya karena perkara ini.
Wednesday, March 1, 2017
Telenovela
Aku terbangun karena
suara alarm dari handphone yang ada tepat di samping telingaku. Kumatikan alarm
lalu kupicingkan mataku untuk memastikan jam berapa saat ini.
Sudah jam setengah enam
rupanya, lalu kutulis pesan kepada pacarku,
“met pagi unyu unyu :*”
Thursday, February 2, 2017
Antara aku, kamu dan ibuku
“kamu tau apa yang menyakitkan dari sebuah
percintaan?” kataku setelah membawakan makanan untuknya lalu berdiri di
hadapannya.
Dia hanya diam tak menjawab saat kutanyakan hal itu,
matanya hanya tertuju kearah makanan yang kuberikan.
“yang menyakitkan dari sebuah dari sebuah percintaan
adalah perpisahan” kataku lagi melanjutkan setelah dia hanya terdiam atas
pertanyaan yang kuajukan.
Subscribe to:
Posts (Atom)






